8 Hal yang Akan Menjadi Penyebab Rumah Tangga Hancur

8 Penyebab rumah tangga hancur

Berikut adalah artikel Daftar 8 Hal yang akan menjadi penyebab hancurnya keutuhan hubungan dalam rumah tangga pasangan suami istri. Silahkan baca artikel tentang 8 Hal yang Akan Menjadi Penyebab Rumah Tangga Hancur ini dari awal sampai akhir dan semoga ada manfaatnya.

Keharmonisan merupakan dambaan setiap pasangan dalam kehidupan berumah tangga. Setiap masalah yang datang akan berpengaruh pada stabilitas kondisi rumah tangga.

Dalam rumah tangga kita tidak mungkin menjauhi permasalahan yang datang. Jika kita menyikapi permasalahan yang datang dengan sikap yang bijak justru akan membuat keluarga menjadi lebih kokoh. Setiap masalah akan menjadi pelajaran yang sangat berarti untuk kehidupan rumah tangga ke depan.

Tuhan tidak akan membebani manusia dengan masalah-masalah yang diluar kemampuan mereka sendiri. Baiknya permasalahan pasangan hidup harus diselesaikan secara bijak. Kedua pasangan harus mengesampingkan ego masing-masing dan berfikir secara dingin agar masalah yang terjadi dapat terselesaikan dengan baik.

Tetapi jika masalah dalam keluarga tidak disikapi dengan bijak maka akan terjadi keretakan. Banyak hal yang akan membuat keutuhan rumah tangga menjafi rusak. Berikut ini adalah hal-hal yang akan membuat rumah tangga hancur.

Kondisi Keuangan Buruk

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa keuangan adalah pemicu utama yang akan membuat keluarga berantakan. Kondisi keuangan yang buruk selama kurun waktu yang panjang akan memicu timbulnya pertengkaran. Kewajiban mencari nafkah adalah kewajiban yang harus ditanggung suami sebagai kepala rumah tangga.

Cara menyikapi permasalahan ini harus dengan cara yang baik. Bagaimanapun caranya suami harus berusaha mencarikan nafkah keluarga dengan cara yang halal. Dibutuhkan kesabaran bagi seorang istri untuk mengerti dan mau duduk bersama meyikapi masalah keuangan keluarga. Mencari solusi dan mencari tau akar masalah yang menimbulkan kondisi keuangan menjadi buruk. Jika memang suami masih belum mapan ada baiknya istri ikut membantu memenuhi kebutuhan keluarga meskipun bersifat sementara. Dan jika suami sudah berhasil menstabilkan kondisi keuangan maka istri harus bisa menjaganya tetap stabil.

Perselingkuhan

Perselingkuhan adalah momok yang menakutkan dalam kehidupan pasangan suami istri. Faktor perselingkuhan biasanya dipengengaruhi oleh ketidakpuasan terhadap pasangan. Entah itu perlakuan, sikap atau kekurangan dalam hal tertentu. Faktor ini bisa disiasati dengan saling pengertian antar kedua belah pihak.

Perselingkuhan juga bisa terjadi karena pergaulan di luar rumah. Menganggap bahwa rumput tetangga lebih hijau dari rumput taman sendiri. Lebih-lebih saat ini media sosial terbuka lebar dan bisa saja menjadi jembatan perselingkuhan. Kita harus bijaksana dan membatasi akses media sosial terutama komunikasi terhadap lawan jenis. Saat akan terjadi tanda perselingkuhan maka ingatlah komitmen dan janji pernikahan yang kita setujui dulu saat pacaran atau yang ada di sighat dan taklik dalan buku pernikahan.

Rusaknya Hubungan Intim

Rutinitas hubungan intim adalah satu kebutuhan pokok dalam berumah tangga. Entah karena lelah dari kesibukan masing-masing atau karena rasa tidak percaya diri dari pasangan yang akhirnya membuat rutinitas hubungan intim suami istri menjadi terganggu. Frekuensi hubungan ini haruslah sesuai standar dan sesuai porsi kebutuhan dari masing-masing pasangan dan bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Tidak ada rumusan pasti akan kebutuhan ini. Yang tahu hanya yang menjalani saja karena kebutuhan setiap pasangan berbeda-beda.

Rata-rata terganggunya hubungan intim ini dikarenakan kesibukan istri dengan pekerjaannya atau terlalu lelah dari aktifitas harian yang membuatnya enggan untuk melakukannya. Jika hal ini terus berlanjut maka akan dapat membuat kecewa suami karena merasa kebutuhan tidak dipenuhi.

Saling Mengunggulkan Ego

Sikap egois merupakan salah satu penyebab rusaknya tali suci pernikahan. Sikap dan mental dalam menyiasati egoisme ini terkadang tidak bisa dikendalikan. Kedua pasangan terkesan ingin menang sendiri dan menganggap ide ataupun pendapatnya selalu benar dan menganggap pendapat pasangan itu adalah pendapat yang salah.

Seyogyanya setiap pasangan harus menghindari egoisme. Keduanya harus bisa saling mengisi dan mengerti satu sama lain. Jika memang pendapat pasangan dirasa kurang pas maka bisa disampaikan dengan cara yang baik. Tetapi jika pendapat pasangan itu memang baik dah toh itu tidak merugikan, kenapa kita harus menolaknya. Keputusan atau pendapat yang baik itulah yang akan membawa keluarga menjadi keluarga yang lebih kokoh. Dengarkan apa pendapat pasangan dan bicarakan pelan-pelan tentang apa yang menjadi inti dari ide atau pendapat yang disampaikan pasangan.

Istri Kurang Bisa Mengurus Rumah

Tugas suami adalah mencari nafkah. Begitu juga tugas seorang istri adalah mengurus kebutuhan rumah tangga. Istri dituntut mampu dan mulai belajar bagaimana caranya mengurus rumah tangga. Bukan hanya mengurus anak, tetapi istri juga harus memberikan sebagian waktunya untuk mengurus kebutuhan suami.

Sebelum menikah harusnya seorang wanita belajar bagaimana cara mengurus keluarga. Dia bisa belajar dari keseharian ibunya. Mulai dari mememasak dan mengurus anak dan mengurus kebutuhan lain dalam keluarga. Bila sampai ketidakmampuan dalam mengurus rumah tangga ini dibiarkan selama bertahun-tahun maka ini akan menjadi bom waktu yang kapan saja bisa meledak dari sikap suami yang merasa kecewa karena istrinya tidak mau belajar dalam mengurus rumah tangga.

Mertua Terlalu Ikut Campur

Orang tua dari pasangan memang tidak dilarang untuk masuk dalam kehidupan rumah tangga anaknya. Tetapi bila campur tangan mertua terlalu berlebihan maka ini juga akan menimbulkan masalah. Terkadang ada perbedaan cara menyikapi permasalahan antara mertua dan anak. Perbedaan ini yang akan membuat suami kurang nyaman. Mertua seakan-akan menutup ruang dari suatu keluarga untuk memecahkan masalah dengan cara mereka sendiri.

Harusnya mertua menyadari bahwa kewajiban mereka telah gugur dan bersedia menyerahkan segala keputusan kepada suaminya karea secara resmi mertua telah menyerahkan penuh kepada menantunya. Mereka boleh ikut campur dalam permasalahan keluarga asalkan masih pada batas yang wajar. Jika ini terus menerus dilakukan seorang mertua maka ini akan menjadi mata rantai penyebab hancurnya rumah tangga. Suami istri harus mengkomunikasikan baik-baik kepada orang tua agar mereka tidak terlalu jauh mencampuri urusan rumah tangga anaknya.

Kurangnya Komunikasi

Dalam hidup berumah tangga komunikasi merupakan satu unsur yang penting. Setiap hari dan setiap waktu kedua pasangan akan sering bertemu dan menjalin komunikasi. Jika komunikasi ini gagal maka akan memicu terjadinya konflik. Konflik semacam ini bisa jadi merupakan konflik tak berujung jika tidak ada solusi untuk menyelesaikannya. Terkesan sangat sepele tetapi komunikasi yang baik akan membuat sebuah keluarga selalu dalam keadaan adem ayem. Komunikasi ini akan menghilangkan atau setidaknya mengurangi beban fikiran yang ditanggung oleh salah satu pasangan baik suami maupun istri.

Komunikasi juga sebagai jalan untuk mencapai kesepakatan atas tujuan tertentu dalam bermah tangga. Ini akan meminimalis percekcokan karena telah dikuminasikan bersama sebelumnya. Meskipun komunikasi kecil seperti bercerita tentang aktifitas yang ada seharian atau sekedar memaparkan tujuan hidup ke depan yang sifatnya ringan akan memberikan efek yang baik dikemudian hari.

Kurangnya Kesabaran dan Keihlasan

Dalam hidup berumah tangga pasti akan ada saja persoalan baik ringan ataupun berat. Pasangan akan diuji kesababaran dan keihlasannya pada saat-saat timbulnya persoalan seperti itu. Suami atau istri yang kurang bersabar dalam menjalani setiap ujian yang datang akan memiliki peluang besar terjadinya kerusakan dalam rumah tangga. Hendaknya dalam keluarga harus saling menyadari apapun kondisi yang sedang dihadapi.

Silahkan Beri Bintang artikel 8 Hal yang Akan Menjadi Penyebab Rumah Tangga Hancur dan Jangan lupa Share ke Modsos kalian agar artikel ini lebih memberikan manfaat bagi banyak orang.

8 Hal yang Akan Menjadi Penyebab Rumah Tangga Hancur
4.8 (96.67%) 6 vote

Posting Terkait

Tinggalkan Komentar